
Haram berbuat zalim , Segala sesuatu berada di dalam Kekuasaan Allah
حدثنا
عبيدالله بن عبدالرحمن بن بهرام الدارمي. حدثنا مروان (يعني ابن محمد
الدمشقي). حدثنا سعيد بن عبدالعزيز عن ربيعة بن يزيد، عن أبي إدريس
الخولاني، عَنْ أَبِي ذَرٍّ،
عَنِ
النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فِيْمَا رُوِىَ عَنِ اللهِ تَبَارَكَ
وَتَعَالٰى أَنَّهُ قَالَ “يَا عِبَادِي! إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى
نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا. فَلاَ تَظَالَمُوْا. يَا
عِبَادِي! كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ. فَاسْتَهِدُوْنِي
أَهْدِكُمْ. يَا عِبَادِي! كُلُّكُمْ جَائِعٌ إِلاَّ مَنْ أَطْعَمْتُهُ.
فَاسْتَطْعِمُوْنِي أَطْعَمُكُمْ. يَا عِبَادِي! كُلُّكُمْ عَارٌ إِلاَّ
مَنْ كَسَوْتُهُ. فَاسْتَكْسُوْنِي أَكْسُكُمْ. يَا عِبَادِي! إِنَّكُمْ
تَخْطَئُوْنَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوْبَ
جَمِيْعًا. فَاسْتَغْفِرُوْنِي أَغْفِرْ لَكُمْ. يَا عِبَادِي! إِنَّكُمْ
لَنْ تَبْلُغُوْا ضَرِّي فَتَضُرُّوْنِي. وَلَنْ تَبْلُغُوْا نَفْعِي
فَتَنْفَعُوْنِي. يَا عِبَادِي! لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ
وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ. كَانُوْا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ
مِنْكُمْ. مَا زَادَ ذٰلِكَ فِي مُلْكِي شَيْئًا. يَا عِبَادِي! لَوْ أَنَّ
أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ. وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ. كَانُوْا عَلَى
أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ. مَا نَقَصَ ذٰلِكَ مِنْ مُلْكِي شَيْئًا.
يَا عِبَادِي! لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ. وَإِنْسَكُمْ
وَجِنَّكُمْ. قَامُوْا فِي صَعِيْدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُوْنٍي. فَأَعْطَيْتُ
كُلَّ إِنْسَانٍ مَسْأَلَتَهُ. مَا نَقَصَ ذٰلِكَ مِمَّا عِنْدِي إِلاَّ
كَمَا يَنْقُصُ الْمِخْيَطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ. يَا عِبَادِي!
إِنَّمَا هِيَ أَعْمَالُكُمْ أُحْصِيْهَا لَكُمْ. ثُمَّ أُوْفِيْكُمْ
إِيَّاهَا. فَمَنْ وَجَدَ خَيْرًا فَلْيَحْمُدِ اللهَ. وَمَنْ وَجَدَ
غَيْرَ ذٰلِكَ فَلاَ يَلُوْمُنَّ إِلاَّ نَفْسَهُ”.
قال سعيد: كان أبو إدريس الخولاني، إذا حدث بهذا الحديث، جثا على ركبتيه.
55 – (2577)
Hadits riwayat Abi Dzar Radhiyallahu’anhu, ia berkata:
Rasulullah
Shallallahu alaihi wassalam bersabda menceritakan ucapan Allah Subhanahu
wata’ala dalam firmanNya: Hai hamba-hambaKu! Sesungguhnya Aku melarang
kepada diriKu sendiri berbuat zalim (aniaya) dan menjadikan kezaliman
itu terlarang diantara sesamamu. Sebab itu janganlah kalian berbuat
zalim diantara sesamamu!. Hai hamba-hambaKu ! Kamu sekalian tidak tahu
jalan (tersesat) kecuali orang yang telah Aku beri petunjuk. Sebab itu
mintalah petunjuk kepadaKu, pasti akan Aku beri petunjuk. Hai
hamba-hambaKu! Kamu sekalian dalam kelaparan kecuali orang yang Aku beri
makan, oleh karena itu mintalah makanan kepadaKu, niscaya Aku beri
makan. Hai hamba-hambaKu! Kamu sekalian tidak berpakaian (telanjang)
kecuali orang yang Aku beri pakaian, Oleh karena itu mintalah pakaian
kepadaKu, niscaya Aku beri pakaian. Hai hamba-hambaKu! Kamu sekalian
melakukan kesalahan siang dan malam dan Aku mengampuni dosa seluruhnya,
oleh karena itu mintalah ampunan kepadaKu, niscaya Aku ampuni. Hai
hamba-hambaKu! Kamu sekalian tidak bisa mendatangkan bahaya kepadaKu ,
(kalau bisa) tentu kalian akan mendatangkan bahaya kepadaKu. Dan kalian
tidak akan bisa memberi manfaat kepadaKu, (kalau bisa) tentu kalian akan
memberikan manfaat kepadaKu. Hai hamba-hambaKu! Kalau seandainya
orang-orang yang dahulu dan orang-orang yang kemudian diantara kamu,
manusia dan jin, mereka semuanya mempunyai hati serupa hati seseorang
yang lebih bertaqwa diantara kalian niscaya hal itu tidak akan menambah
kekuasaanKu sedikitpun. Hai hamba-hambaKu! Kalau seandainya orang-orang
yang dahulu dan orang-orang yang kemudian diantara kamu, manusia dan
jin, mereka mempunyai hati serupa hati seseorang yang paling jahat,
niscaya hal itu tidak akan mengurangi kekuasanKu sedikitpun. Hai
hamba-hambaKu! Kalau seandainya orang-orang yang dahulu dan orang-orang
yang kemudian diantara kamu, manusia dan jin, mereka semuanya berdiri
disuatu padang yang luas lalu mereka semuanya meminta kapadaKu dan Aku
berikan kepada setiap orang permintaan masing-masing, niscaya semua itu
tidak akan mengurangi apa yang ada disisiKu kecuali hanya sekedar apa
yang kurang karena sebuah jarum dimasukkan kedalam lautan. Hai
hamba-hambaKu! Itu hanyalah amal kamu, yang Aku buatkan perhitungannya
untuk kamu, kemudian Aku berikan balasannya untuk kamu. Siapa yang
memperoleh kebaikan (karena amal baiknya) maka hendaklah dia memuji
Allah. Dan sebaliknya siapa yang memperoleh selain kebaikan (karena
kesalahannya), maka janganlah dia mencela kecuali pada dirinya sendiri.
(Hadits Shahih Muslim : 2577-55)
Posting Komentar