Headlines News :
Home » » Hukum mani (sperma)

Hukum mani (sperma)

Written By Unknown on Selasa, 01 November 2011 | 23.32


Hukum mani (sperma)

عَنْ عَلْقَمَةَ وَاْلأَسْوَدِ؛ أَنَّ رَجُلاً نَزَلَ بِعَائِشَةَ. فَأَصْبَحَ يَغْسِلُ ثَوْبَهُ. فَقَالَتْ عَائِشَةُ:
إِنَّمَا كَانَ يَجْزَئُكَ، إِنْ رَأَيْتَهُ، أَنْ تَغْسِلَ مَكَانَهُ. فَإِنْ لَمْ تَرَ، نَضَحْتَ حَوْلَهُ. وَلَقَدْ رَأَيْتَنِي أَفْرُكُهُ مِنْ ثَوْبِ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَرْكًا. فَيُصَلِّي فِيْهِ
 Hadits riwayat Aisyah Radhiyallahu’anha:
 Dari Alqamah bahwa seseorang datang kepada Aisyah, kemudian Aisyah berkata: Seandainya engkau melihat mani, maka engkau cukup mencuci tempatnya saja, kalau engkau tidak melihatnya, engkau siram air di sekitarnya. Aku pernah mengerik mani pada pakaian Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam dengan sekali kerik, kemudian beliau memakainya untuk salat
عَنْ عَمْرُو بْنِ مَيْمُوْنَ. قَالَ:
سَأَلْتُ سُلَيْمَانَ بْنَ يَسَارٍ عَنِ الْمَنِي يُصِيْبُ ثَوْبَ الرَّجُلِ. أَيَغْسِلُهُ أَمْ يَغْسِلُ الثَّوْبَ؟ فَقَالَ: أَخْبَرَتْنِي عَائِشَةُ؛ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَغْسِلُ الْمَنِيَّ ثُمَّ يَخْرُجُ إِلَى الصَّلاَةِ فِي ذَلِكَ الثَّوْبِ. وَأَنَا أَنْظُرُ إِلَى أَثَرِ الْغَسْلِ فِيْهِ
 Hadits riwayat Amru bin Maimun Radhiyallahu’anha , ia berkata:
Saya menanyakan kepada Sulaiman bin Yasar tentang mani yang mengenai kain seseorang. Apakah dicuci yang kena mani saja atau dicuci seluruh kainnya? Sulaiman menjawab: “’Aisyah menceritakan kepada saya, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam mencuci sekedar yang kena mani, kemudian beliau pergi untuk mengerjakan shalat dengan kain itu dan saya masih melihat bekas cucian (basah) pada kain tersebut.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Aiva Putra Anugrah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger