
Do’a-do’a dalam Perjalanan
Do’a jika merasa takut akan sesuatu (orang atau lainnya)
اَللّهُمَّ اِنَّانَجْعَلُكَ فِيْ نُحُوْرِهِمْ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ شُرُوْرِهِمْ
Disunnahkan pula memperbanyak membaca do’a tertimpa kesusahan pada waktu ketakutan dan disetiap kesempatan.
لاَاِلَهَ
اِلاَّاللهُ الْعَظِيْمُ الَحَلِيْمُ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ
الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ
الأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ
Tiada
Tuhan melainkan Allah yang maha agung lagi maha pemurah, Tiada Tuhan
melainkan Allah yang merajai ‘Arasy yang agung, Tiada tuhan melainkan
Allah yang merajai langit, bumi dan ‘Arasy yang mulya.
Atau membaca
يآحَيُّ يآ قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ
Ya Allah yang Hidup dan Maha Kuasa, aku memohon pertolongan dengan kasih sayang-Mu
26.
Kalau mengendarai kapal maka bacalah do’a:
بِسْمِ اللهِ مَجْريهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُوْرٌرَحِيْمٌ
Dengan menyebut nama Allah diwaktu berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
27.
Memperbanyak
memanjatkan do’a urusan dunia akherat untuk diri sendiri, kedua orang
tuanya, orang-orang yang dicintainya, para pemimpin muslimin dan seluruh
muslimin muslimat.
Hal
ini sangat baik karena do’a musafir adalah salah satu dari do’a-do’a
yang mustajabah seperti dalam hadits riwayat Abu Hurairoh.
ثَلاَثَةُ
دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَشَكَّ فِيْهِنَّ: دَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدَعَلَى وَلَدِهِ
Tiga macam do’a yang tidak diragukan terkabulnya yaitu: do’a orang yang di dholimi, do’a musafir dan do’a orang tua atas anaknya
Posting Komentar